Ajal maut adalah di tangan Tuhan. Tiada siapa yang tahu melainkan Dia.

Bagi anak, kehilangan orang tua memberikan kesan yang paling mendalam sepanjang kehidupan mereka.

Begitulah yang turut dirasai oleh penyampai radio Era FM, Radin yang kehilangan bonda Feridah Hashim pada 18 Februari lalu.

Anak ketiga daripada empat beradik mengakui kejayaannya pada hari ini adalah berkat doa arwah ibunya

TINGGAL KENANGAN 

Tanggal 18 Feb adalah hari paling sayu & sedih untuk saya setelah pemergian bonda tercinta, Allahyarham Feridah Hashim yang telah berjuang selama 37 tahun sebagai “lung failure survivor “. Namun Allah lebih sayangkan Mama & nak berikan mama rehat setelah apa yang mama tanggung selama ini.

Jujur hati ini, sebagai seorang anak memang susah untuk menerima kenyataan dengan apa yang berlaku namun ketentuan ini adalah aturan terbaik dari Nya untuk arwah… Apa yang tinggal hanya kenangan & pastinya nasihat yang saya takkan lupakan sampai bila-bila. Tuhan sahaja yang tahu apa yang saya rasa selama ini bila kena bekerja untuk hiburkan orang lain serta gelak ketawa demi menggembirakan orang lain sedangkan hati sayu & sedih.. Sakit sangat.. Apa-apapun ini adalah ketentuan Allah yang terbaik buat Mama.

REZEKI BERKAT DOA IBU

IKLAN

Dan harini 15 Mac, hari lahir saya yang ke 31 dan adalah hari lahir paling sedih sepanjang Hidup saya bila tak dapat wish & celebrate dengan Mama seperti tahun-tahun sebelum ni. Ustaz pernah, bila kita hilang mak, bukan jasad nya sahaja kita hilang tapi juga doa seorang ibu. Rezeki saya harini adalah berkat dari doa Mama selama ini.

Alhamdulillah, walaupun jauh dengan family, Allah berikan saya rezeki yang cukup bermakna bila dapat “support system” yang kuat & sahabat-sahabat yang boleh dianggap sebagai family ♥️

IKLAN

Terima kasih untuk segala kejutan & doa untuk saya, di hari lahir saya tahun ini..
Allah sayang semua .. RAA

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by RAA (@radin_era)

Sumber: Instagram radin_era