Mengawal emosi marah di dalam diri sendiri boleh dikatakan bukan senang-senang dapat dilakukan.

Apatah lagi bila kita berdepan dengan karenah anak-anak, kesabaran memang sering teruji.

Jadi bagaimana untuk kita uruskan emosi ini agar menjadi lebih tenang, tidak suka marah-marah dan sekali gus dapat urus masa dengan lebih baik.

Perkongsian daripada Puan Adlil Rajiah ini mungkin dapat membantu. Jom semak.


“Macam mana nak jadi orang yang tenang, tak suka marah-marah, dan pandai urus masa dengan baik?”

One powerful tips that I learned from my favourite ustaz, Sheikh Hussain Yee

When u make time for Allah,
Allah will give you time that you need. 
When you practice calmness and peace in solah,
Allah will give you calmness and peace that you need.

Kunci dia
1. Prektis urus masa dan emosi dalam solat. Orang yang tenang dan tak terburu-terburu dalam solat,  akan jadi orang yang tenang, tak gopoh dan pandai kawal emosi di luar solat.

2. Orang yang jaga waktu solat dan tak melengahkan solat, akan sentiasa cukup masanya untuk perihal yang lain.

IKLAN

Masa mula-mula belajar pasal benda ni dulu, saya pun rasa tak yakin, rasa hek elehhh ye keee. Tapi sejak konsisten amalkan punctuality & calmness in solat, I’ve improved a lot alhamdulillah.

Suami pun cakap saya lebih tenang dan mudah senyum dalam keadaan huru hara. Kalau tak, sebelum ni sikit-sikit nak baling hanger.

Since then I realisedcalmness is a superpower given by Allah.

IKLAN

Rupanya ketenangan diri tidak ada kena mengena pun dengan faktor keadaan sekeliling atau kemewahan hidup. Ketenangan is the ability to not overreact, to keep your mind clear and your heart at peace walau dalam apa jua keadaan.

And it comes from Allah.

Malam ni sebelum tidur, cakap pada diri “I’m a calm and peaceful person.”
InsyaAllah

 

sumber : Adlil Rajiah